Penulis | Shafira

Diperbarui |

Kategori | Insights

Pengertian dan Rumus Safety Stock dengan Lengkap

Mengetahui seperti apakah rumus safety stock sangat penting untuk diketahui. Terlebih lagi apabila Anda akan memulai dunia bisnis maka mengetahui seputar hal tersebut memang sangat penting terutama untuk mengetahui persediaan stok atau barang.

Tanpa adanya komponen satu inilah maka akan membuat para pelanggan kecewa karena barang yang mereka inginkan tersebut tidak tersedia. Tetapi di sisi lainnya apabila jumlah persediaannya terlalu banyak justru akan mengakibatkan risiko kadaluarsa hingga biaya penyimpanan cukup tinggi.

Pengertian Safety Stock

Pengertian Safety Stock

Sebelum Anda mengetahui bagaimana cara perhitungan rumus safety stock, maka sangat penting agar mengetahui bagaimana pengertiannya terlebih dahulu. Adapun safety stock adalah persediaan dimana dapat digunakan dalam kondisi darurat. Kondisi tersebut dapat terjadi apabila tingkat permintaan lebih tinggi dibandingkan dengan inventory.

Elemen bisnis satu inipun juga biasanya dikenal dengan sebutan buffer stock. Selain itu, kehadirannya juga dapat berfungsi sebagai pasokan komoditas ekstra yang mampu mengatasi adanya keterbatasan barang ketika sedang terjadi kemacetan di dalam rantai distribusi.

Berkat adanya inventory itulah ternyata mampu membuat kegiatan bisnis semakin lancar. Sebab nantinya kegiatan penjualan akan tetap berjalan walaupun terus mengalami adanya kendala. Sedangkan terdapat beberapa ahli yang memberikan pendapat diantaranya adalah

Assauri

Assauri mempunyai pendapat mengenai pengertian dari istilah ini yakni persiapan suplai dimana sengaja disediakan oleh perusahaan saat terjadinya ketidakpastian akan adanya permintaan pasar.

Berdasarkan dengan pendapat yang dimilikinya, elemen itulah akan membantu bisnis atau memberikan dampak buruk. Terlebih lagi apabila dalam.jangka waktu pengiriman tidak dapat dipastikan.

Chase, Jacob dan Aquilano

Lain halnya dengan pendapat dari ketiga tokoh satu ini dimana berpendapat bahwa ini adalah hasil dari permintaan awal ditambahkan dengan perkiraan total demand dari barang. Ini dalam periode selanjutnya dan kehadiran elemen tersebut mampu membantu meminimalisir kecurangan dari inventory.

Daftar Rumus Safety Stock

Terdapat beberapa rumus yang perlu untuk Anda ketahui dengan baik untuk melakukan perhitungannya. Di samping itu, sangat penting buat pebisnis dalam menyimpan sejumlah persediaan atau stok untuk mengurangi risiko kehabisan stok ketika permintaan sedang tinggi.

Di samping itu, persediaan cadangan tersebut juga merupakan praktik terbaik dalam kegiatan manajemen persediaan bisnis. Apapun yang juga berhubungan dengan inventory mulai dari bahan mentah, barang konsumsi hingga manufaktur.

Berikut beberapa cara umum yang bisa digunakan buat jumlah safety stock diantaranya adalah

Rumus Safety Stock Dasar

Pilihan rumus paling sederhana adalah dengan cara menggunakan cadangan yang banyak digunakan yakni adalah

Safety Stock: (penjualan maksimal harian x lead time maksimum)-(penjualan harian rata-rata x lead time rata-rata).

Berikut ini penjelasan lengkap dari rumus yang terdapat di atas

  • Penjualan maksimal harian merupakan jumlah maksimal unit yang sudah terjual dalam satu hari
  • Lead time maksimum merupakan waktu terlama yang diperlukan pemasok buat mengirim persediaan
  • Penjualan harian rata-rata merupakan jumlah rata-rata unit yang terjual didalam satu hari
  • Lead time average adalah rata-rata waktu dimana dibutuhkan pihak pemasok untuk mengirim persediaan.

Persediaan Cadangan Tetap

Selain itu terdapat pula rumus dari persediaan cadangan tetap. Dimana itu adalah jumlah unit yang sudah ditentukan sebelumnya. Disinilah pebisnis dapat menyimpan stock cadangan per item.

Pihak pengecer biasanya akan menggunakan nilai penjualan mereka dari beberapa bulan terakhir sebelumnya buat menentukan jumlah persediaan tetap. Anda dapat menghitung jumlah persediaan tetap satu ini berikut ini:

Perseduaan cadangan tetap= jumlah hari x penjualan harian rata-rata atau penjualan harian maksimum.

Rumus Haizer dan Render

Sedangkan apabila terdapat variasi yang cukup signifikan didalam jadwal pemasok, maka rumus satu ini dapat menjadi pilihan paling tepat. Adapun rumus safety stock satu ini adalah:

Persediaan cadangan = skor Z x standar deviasi dalam lead time

Disini yang dimaksud dalam skor Z merupakan faktor layanan yang diinginkan. Jumlah standar deviasi di atas rata-rata dari perminyaan. Tujuannya adalah buat melindungi dari namanya kehabisan stok. Berikut beberapa hal penting dimana perlu diketahui:

  • Semakin skor Z rendah maka semakin tinggi kemungkinan kehabisan stok
  • Skor Z 1,65 atau 95% mempunyai arti bahwa pebisnis kemungkinan tidak akan kehabisan stock dan mempunyai stok memadai dalam memenuhi pesanannya.
  • Standar deviasi di dalam lead time merupakan frekuensi dan derajat dimana rata-rata lead time pemasok berbeda dari lead time secara

Menggunakan Metode Greasley

Selain rumus safety stock diatas, ternyata terdapat rumus lainnya dimana perlu dipahami oleh Anda sebagai calon pebisnis yakni safety greasley. Rumus satu ini didasarkan pada waktu tunggu dan fluktuasi permintaan produk. Berikut ini penjelasan rumus dari Safety Greasley tersebut

Persediaan cadangan: skor Z x standar deviasi dalam lead time x permintaan rata-rata

Adapun penggunaan dari metode tersebut biasanya akan menambahkan faktor permintaan rata-rata ke rumus Heizer dan Render dimana sudah dijelaskan sebelumnya.

Persediaan Cadangan Dengan EOQ atau Economic Order Quantity

Economic order quantity merupakan persediaan produk ideal dimana harus dibeli dengan tujuan meminimalisir biaya persediaan, termasuk biaya penyimpanan, kekurangan ataupun pesanan. Disinilah, pebisnis juga dapat digunakan sebagai bahan referensi persediaan cadangan.

Anda dapat menggunakan rumus dibawah ini guna melakukan perhitungan satu ini.

EOQ: akar kuadrat dari (2x biaya pemesanan per pesanan x tingkat permintaan)/biaya penyimpanan

Manfaat Persediaan Cadangan Yang Perlu Diketahui

Apabila bisnis Anda ingin mengalami perkembangan yang pesat, maka sangat penting agar menyediakan stok cadangan terlebih dahulu. Sebab kehadirannya memang punya pengaruh cukup besar terutama dalam rantai pasokan tersebut. Berikut ini beberapa manfaat yang dihadirkan dari persediaan barang diantaranya adalah

Mampu Mengantisipasi Fluktuasi Pasar

Dalam berbisnis, permintaan akan pasar memang tidak akan mudah untuk diprediksi. Apabila permintaan meningkat maka stok maka perusahaan akan menaikkan jumlah stok di dalam gudang dan sebaliknya. Dengan membuat persediaan itulah dapat mengantisipasi adanya fluktuasi pasar.

Penjadwalan Produk Lebih Mudah

Manfaat lainnya dari perhitungan ini adalah untuk membantu proses penjadwalan. Sebab penjadwalan sendiri sangat dipengaruhi oleh adanya permintaan pasar.

Mendorong Bisnis Dapat Keuntungan Besar

Kondisi pasar yang mengalami kondisi tidak pasti memang membuat Anda harus memutar otak agar bisnis tetap berjalan. Nah, berkat adanya stok cadangan itulah ternyata mampu membantu buat mendorong bisnis agar bisa memperoleh keuntungan besar.

Akibat Tidak Menerapkan Persediaan Barang

Dalam dunia bisnis, kehadiran dari persediaan barang sendiri sangat penting. Apabila para pebisnis tidak menerapkannya dengan baik maka berbagai akibat memang dapat terjadi diantaranya adalah

  • Para pebisnis akan kehilangan pendapatan
  • Bukan hanya pendapatan saja tetapi risiko kehilangan pelanggan juga akan diperoleh
  • Terjadinya kerugian di pangsa pasar.

Dalam memulai bisnis, tentu Anda memang harus mempersiapkan berbagai macam hal di dalamnya. Setelah memahami perhitungan rumus safety stock, Anda juga tidak boleh lupa agar menggunakan resimu.net yang berguna buat melacak pesanan pelanggan lebih mudah.


Ingin mengetahui posisi paket yang sudah dikirim? Gunakan layanan cek resi dari Resimu.net!

Tinggalkan komentar

x