Penulis | Shafira

Diperbarui |

Kategori | Insights

Apa itu Product Development? Ketahui Syarat, Waktu, dan Pelaksanaannya

Dalam menjalankan sebuah bisnis yang menjual produk, maka untuk bisa meningkatkan penjualan perlu menggunakan strategi product development. Ide marketing ini mencakup beberapa proses sampai akhirnya dapat memberikan barang baru lebih baik.

Di era perkembangan zaman yang canggih ini, memberikan kualitas produk lebih baik harus dilakukan supaya mampu memenuhi kebutuhan target pasar serta mengikuti tren. Perubahan pasti terjadi sehingga Anda harus mampu menyesuaikannya.

Supaya mampu bersaing dengan kompetitor dengan menggabungkan kreativitas, inovasi, dan strategi yang baik. Selain itu, memperhatikan tren di pasar di era sekarang juga penting agar dapat mendapatkan pelanggan lebih besar.

Product Development, Inovasi Produk Agar Lebih Menarik

Apa itu Product Development

Product Plan atau Product Development adalah startegi yang terdiri dari beberapa tahapan dalam rangka pengembangan produk. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan sebuah ide atau konsep terstruktur sehingga mampu membuat rebranding.

Pengembangan produk bertujuan merubah atau memodifikasi barang jualan agar kualitasnya meningkat sesuai dengan beberapa pertimbangan, seperti kebutuhan target pasar, teknologi, kompetitor, dan lain sebagainya.

Cara ini berangkat dari perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih dimana pastinya akan terjadi perubahan pada minat pembelian suatu produk. Kegiatan pengembangan tersebut dilaksanakan dengan dipimpin oleh seorang product manager.

Waktu Tepat Melakukan Product Development

Dalam memulai melakukan pengembangan barang jualan Anda, tidak boleh sembarangan waktu. Ada beberapa ciri-ciri waktu tepat untuk bisa mulai strategi product development seperti di bawah ini.

1. Ketika Pertumbuhan Penjualan Berjalan Lambat

Sebuah perusahaan yang mempunyai prospek bagus akan terlihat dari penjualannya dimana terus mengalami peningkatan. Apabila usaha Anda tidak menunjukkan hal demikian, maka ini menjadi tanda harus mulai memperbaiki jualan.

Nilai pertumbuhan penjualan yang berjalan secara lambat tentu akan memengaruhi keuntungan sehingga proses di dalamnya menjadi tidak maksimal. Ini adalah saat untuk mencari inovasi atau ide baru supaya mampu menarik perhatian pelanggan kembali.

2. Permintaan Menurun

Setelah mengetahui bahwa penjualan mulai melambat, Anda tentu akan mengupayakan perencanaan dan implementasi terbaru. Namun, jika ternyata usaha tersebut belum berhasil, maka bisa terjadi sebab permintaan dari pelanggan menurun.

Permintaan pelanggan akan suatu produk di perusahaan menurun menandakan Anda harus melakukan pengembangan barang-barang jualan. Momen penurunan permintaan ini akan terjadi kapan saja, sehingga harus siap-siap dengan strategi baru.

3. Keinginan Pelanggan Akan Produk Lebih Baik Meningkat

Demi kelancaran usaha dan mendapatkan pelanggan yang loyal, perlu mendengar kritik dan saran dari mereka. Hal tersebut sangatlah berguna dan membantu dalam membawa perusahaan menuju lebih baik, terlebih ketika pelanggan menginginkan kualitas produk dengan mutu semakin meningkat.

Dari sekian banyaknya saran dari customer, pilih dengan memperhatikan kebutuhan secara general agar mampu mengembangkan inovasi. Dengan begitu, pelanggan akan tetap setia dan menikmati semua barang dagangan Anda.

4. Munculnya Kompetitor Baru

Waktu terbaik melakukan pengembangan berikutnya adalah saat mulai muncul para kompetitor baru. Biasanya mereka hadir dengan membawa produk terbaru dimana pastinya lebih menarik sehingga membuat pelanggan Anda beralih.

Agar mampu bersaing, lakukan metode modifikasi bahkan perubahan pada barang jualan. Itu akan membuat pelanggan tetap setia meskipun banyak sekali perusahaan baru bermunculan.

5. Kompetitor yang Meninggalkan Pasar

Tidak hanya karena kompetitor yang baru berdatangan menjadi pesaing Anda, kompetitor yang pergi meninggalkan pasar yang sama juga harus diwaspadai. Di momen ini, menunjukkan bahwa mereka sedang mencari inovasi.

Jika pasar sudah mulai ditinggalkan, maka menandakan suatu produk di dalamnya sudah ketinggalan zaman atau perlu perbaikan. Agar sektor ini tetap mempunyai pelanggan, lakukan pembaruan dengan menciptakan ide-ide lebih segar.

Proses Pelaksanaan Product Development

Jika Anda sudah mulai merasakan kejenuhan pasar terjadi, maka segera mencoba melakukan pengembangan produk. Ini dapat dilakukan dengan mengetahui beberapa tahapan seperti di bawah.

1. Mendapatkan Ide

Tahapan pertama adalah dengan mencoba mendapatkan ide melalui berbagai cara, seperti berdiskusi dengan team, melihat barang terbaru dari kompetitor, mengetahui strategi di internet dan menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan sendiri.

Ide yang Anda peroleh harus dapat dikembangkan sesuai keadaan perusahaan. Gagasan baru tentang suatu product dapat dikembangkan sebagai kebutuhan komersial sehingga dapat menarik perhatian customer dengan cara baru.

2. Mengevaluasi Gagasan

Setelah berhasil memperoleh ide, maka lakukan evaluasi. Ini bisa Anda lakukan dengan bantuan anggota di team sehingga bisa saling memberikan masukan apa kira-kira hal yang kurang atau bisa dilakukan perbaikan.

Buat diskusi dimana semua anggota bisa menyatakan pendapatnya secara objektif. Metode evaluasi yang dapat Anda pilih, salah satunya adalah Preliminary Innovation Evaluation System (PIES).

3. Jaga Ide

Hasil dari diskusi memperoleh gagasan baru dengan team harus bisa dijaga agar tidak bocor sehingga dapat ditiru oleh perusahaan lain. Ini merupakan sebuah rahasia dimana harus selalu dijaga sampai nanti proses implementasi berjalan.

Metode untuk tetap menjaga orisinalitas ide dapat dilakukan dengan memberikan copyright, trade secrecy, atau hak paten. Melalui cara ini, tidak akan bisa dijiplak 100% oleh perusahaan lain.

4. Lakukan Penelitian dan Pengembangan

Lakukan riset serta pengembangan dengan menggunakan metode R&D atau Research and Development sebagai langkah mengkaji serta menguji inovasi yang telah ditemukan. Hal ini bisa meliputi desain sampai fitur-fitur terbaru.

Beberapa metode riset untuk bisa dilakukan antara lain, beta testing, riset biaya, test marketing, proyeksi penjualan, dan lain sebagainya. Sebagai pemilik bisnis online, Anda dapat menggunakan resimu.net untuk melacak perjalanan paket pelanggan secara update serta akurat.

5. Promosi Produk

Langkah berikutnya adalah melakukan promosi produk terbaru yang baru diluncurkan. Dalam hal ini, team marketing lah yang mempunyai andil besar.

Proses pemasaran dapat menggunakan berbagai media sosial atau platform modern. Dengan begitu, dapat mencapai target pasar secara lebih luas.

Syarat Melakukan Product Development

Sebuah product development  yang berhasil dikembangkan setidaknya harus memenuhi syarat berikut agar bisa mendapatkan kesuksesan.

Berikut syaratnya.

1. Memberikan Value Baru

Syarat pertama adalah product mampu memberikan value baru bagi pelanggan. Dengan demikian, mereka akan terus menggunakan barang dari usaha Anda tanpa beralih ke tempat lain.

2. Mampu Menjaga Eksistensi Perkembangan Bisnis

Sebuah inovasi pengembangan barang dagangan juga harus bisa menjaga eksistensi perkembangan bisnis. Oleh sebab itu, terus mampu berjuang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat ini.

3. Berguna

Barang-barang dengan daya guna tinggi tentu akan mendatangkan peminat banyak. Respon positif ini harus selalu dijaga dimana Anda bisa mengecek beberapa ciri product development yang bermanfaat seperti berikut.

  • Terdapat modifikasi dari barang lama
  • Merupakan barang baru sepenuhnya di pasaran
  • Merupakan barang baru bagi perusahaan

Itu dia informasi mengenai product development yang bisa Anda lakukan sebagai strategi dalam menghadapi persaingan dengan kompetitor atau menjaga loyalitas dan kepercayaan pelanggan. Melalui metode ini maka bisa mendapatkan eksistensi bisnis lebih baik.


Ingin mengetahui posisi paket yang sudah dikirim? Gunakan layanan cek resi dari Resimu.net!

Tinggalkan komentar