Penulis | Shafira

Diperbarui |

Kategori | Marketing

Tips Foto Produk Online Shop Agar Dagangan Laris Manis

Ketika berbelanja secara online, hal yang wajib diperhatikan selain harga adalah tampilan gambar produk. Karena itu foto produk online shop yang menarik sangat penting untuk menarik perhatian para calon pembeli.

Foto produk berperan layaknya iklan, karena bertujuan menarik konsumen agar melakukan pembelian. Foto produk berkualitas pun terbukti dapat memberikan kesan pertama yang baik bagi calon pembeli.

Sayangnya, banyak pemilik olshop yang tidak memahami bagaimana trik pengambilan foto produk online shop yang menarik. Tak perlu khawatir, di bawah ini terdapat beberapa teknik pengambilan gambar yang baik untuk foto produk.

Tips Foto Produk Online Shop Agar Dagangan Laris Manis

Tips Foto Produk Online Shop

Mempelajari tips fotografi agar menghasilkan gambar yang bagus wajib dilakukan, terlebih bagi para pedagang online shop. Karena itu simak tips pengambilan gambar yang baik untuk menarik banyak pembeli di bawah ini.

Siapkan Kamera

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah kamera, gunakan kamera berkualitas tinggi seperti mirrorless atau DSLR untuk hasil lebih maksimal. Jika tidak ada, dapat menggunakan kamera ponsel yang hasil gambarnya dapat menampilkan detail produk dengan baik.

Persiapkan Background

Setelah kamera siap, selanjutnya atur background yang pas agar produk terlihat lebih menonjol dan menarik. Menggunakan latar polos dan netral seperti putih dapat dijadikan pilihan untuk menimbulkan kesan cerah dan memperlihatkan detail dari produk.

Selain itu pemilihan warna netral juga dapat memudahkan Anda dalam proses editing, contohnya ketika ingin mengubah warna latar belakang atau menghilangkan bagian yang tidak diinginkan seperti noise pada foto.

Atur Pencahayaan

Mengatur pencahayaan yang pas sangat penting dilakukan, karena cahaya dapat mengubah efek dan mood dalam foto. Terdapat dua sumber cahaya yang bisa digunakan yakni cahaya alami atau cahaya matahari, serta cahaya buatan dari lighting.

Apabila anggaran yang dimiliki terbatas, Anda bisa memanfaatkan pencahayaan alami dan melakukan foto produk online shop di luar ruangan. Untuk hasil pencahayaan dari matahari yang lebih baik, dapat mengambil foto di pagi atau sore hari.

Namun jika memiliki anggaran lebih, tak ada salahnya memilih foto di dalam ruangan dengan tambahan pencahayaan dari lampu studio atau softbox. Sehingga foto yang dihasilkan dapat disesuaikan, apakah ingin menimbulkan kesan cahaya lembut atau sebaliknya.

Atur Letak Produk

Meskipun terlihat mudah, namun menata produk tidak boleh dilakukan sembarangan. Pasalnya produk harus mendapatkan pencahayaan pas serta  angle dan posisi tepat, agar foto produk online shop yang dihasilkan mendapatkan perhatian lebih dibandingkan dengan produk serupa milik pesaing.

Caranya adalah dengan meletakkan produk di depan background, pastikan berada di atas permukaan datar dan posisinya berada di tengah. Selain itu tambahkan properti atau aksesoris pendukung lainnya agar produk terlihat lebih menarik.

Ambil Dari Berbagai Angle

Jangan terpaku pada satu sudut saja, karena semakin banyak foto dari angle berbeda maka semakin banyak pula pilihan gambarnya. Untuk itu jangan ragu untuk mengambil gambar dari berbagai sudut.

Pasalnya apabila hanya mengambil foto produk online shop dari satu sudut saja, maka tidak ada cadangan gambar lainnya. Selain itu angle foto juga memengaruhi hasil akhir, contohnya foto makanan akan lebih menggiurkan ketika diambil dari atas.

Hindari Zoom Gambar

Hindari melakukan zoom pada gambar, terlebih ketika menjepret foto menggunakan kamera ponsel. Usahakan untuk mengambil gambar dari jarak yang pas, sehingga obyek secara keseluruhan dapat memenuhi frame tanpa perlu menggunakan fitur zoom.

Selain membuat gambar terlihat tidak menarik, melakukan zoom juga dapat menurunkan resolusi foto secara keseluruhan serta membuat hasil gambar tidak tajam. Detail pada produk pun tidak dapat terlihat dengan sempurna.

Gunakan Tripod

Untuk menghasilkan gambar yang lebih maksimal, konsisten, dan tidak blur, gunakan tripod ketika melakukan pengambilan foto. Pasalnya dengan menggunakan tripod, proses pemotretan pun akan berjalan lebih mudah karena lensa dalam posisi terbaik untuk membidik obyek.

Edit Foto

Langkah terakhir adalah memoles gambar dengan menggunakan aplikasi editing foto. Anda bisa menambahkan berbagai elemen untuk mempercantik gambar, namun jangan terlalu berlebihan agar foto produk online shop tetap terlihat berkualitas dan elegan.

Sehingga proses editing hanya ditujukan untuk memperkuat hasil foto, contohnya dengan menaikkan brightness atau contrast untuk mempercerah gambar, menghapus obyek yang tidak diinginkan, mengoreksi warna, dan lain sebagainya.

Selain itu tak lupa edit foto dengan menambahkan watermark, tujuannya adalah untuk menandai sumber foto serta agar foto produk online shop tidak dicuri orang. Letakkan watermark di tengah produk, lalu atur transparasi agar tidak terlalu menutupi produk.

Jenis-jenis Foto Produk

Jenis foto produk

Terdapat beberapa jenis foto produk online shop yang harus diketahui sebelum melakukan pengambilan gambar produk, karena setiap variasi produk memerlukan cara dan pengambilan gaya yang berbeda. Berikut penjelasannya.

Scale Shot

Scale shot digunakan untuk menggambarkan ukuran produk yang ingin ditawarkan dan membantu calon pembeli dalam memvisualisasikan produk, sehingga dapat memperkirakan ukuran asli dari produk tersebut.

Cara pengambilan gambarnya adalah dengan menggunakan obyek lain sebagai pembanding, contohnya foto produk online shop tas dengan pembanding barang lain seperti buku atau HP untuk menunjukkan ukuran asli dari produk.

Lifestyle Shot

Lifestyle shot umumnya menggunakan model, dengan tujuan untuk memperlihatkan ‘action’ dari produk yang ditawarkan tersebut. Sehingga jenis foto ini dapat menunjukkan cerita di balik produk serta menunjukkan bagaimana fungsi produk di kehidupan sehari-hari.

Group Shot

Group shot menampilkan banyak produk dalam satu frame, dan umumnya digunakan untuk menunjukkan koleksi produk. Tujuan dari pengambilan gambar ini adalah menunjukkan variasi produk serta memberikan penawaran produk secara lengkap kepada calon pembeli.

Individual Shot

Seperti namanya, individual shot hanya menampilkan satu produk tanpa penambahan properti apapun di dalam frame. Jenis foto satu ini pun kerap dijumpai dan sangat umum digunakan unuk foto banner atau katalog.

Detailed Shot

Detailed shot digunakan untuk pengambilan foto produk berukuran kecil yang memerlukan close-up, contohnya produk seperti perhiasan yang memiliki detail apik yang harus ditampilkan guna menarik perhatian calon konsumen.

Untuk hasil yang lebih baik, detailed shot memerlukan kamera tertentu. Umumnya jenis foto produk online shop berikut ini menggunakan kamera dengan lensa makro sehingga hasil jepretan pun terlihat lebih detail dan tajam.

Packaging Shot

Untuk penjual online shop yang juga menawarkan dagangan dengan kemasan yang estetik dan tak kalah menarik dari produknya, pengambilan gambar dengan packaging shot wajib dilakukan.

Pasalnya dengan packaging shot, tak hanya menonjolkan produk yang dijual namun juga akan memperlihatkan kemasan produk baik berupa pouch, box, label, plastik, dan lain sebagainya.

White Background Shots

Meskipun terlihat sederhana, white background shots atau foto produk online shop dengan latar putih merupakan jenis foto yang cukup umum digunakan karena diklaim lebih efektif untuk menyoroti produk dan ampuh membuat obyek terlihat lebih elegan dan rapi.

Ghost Mannequin Photography

Jika produk yang dijual adalah fashion, maka jenis foto ghost mannequin photography ini layak dicoba. Meskipun hanya menimbulkan efek seperti digunakan oleh mannequin, namun hasil fotonya dapat memberikan efek 3 dimensi pada produk.

Demikianlah tips foto produk online shop, agar gambar yang dihasilkan terlihat lebih menarik di mata calon pembeli.

Tinggalkan komentar