Penulis | Shafira

Diperbarui |

Kategori | Insights

5 Indikator Loyalitas Pelanggan, Pebisnis Pemula Wajib Tahu!

Salah satu yang menjadi tolak ukur sebuah bisnis berjalan lancar dan berpotensi menguntungkan adalah, ketika pelanggan membeli produk berulang kali. Itu tandanya mereka masuk kategori setia. Sebenarnya, apa saja indikator loyalitas pelanggan yang bisa diidentifikasi dan dijadikan acuan pengembangan bisnis?

Mungkin secara tidak sengaja, Anda juga merupakan pelanggan loyal sebuah produk. Dimana sejak dulu sampai sekarang, produk tersebut selalu digunakan untuk kebutuhan tertentu. Pelanggan yang loyal ini, memang wajib untuk dipertahankan jika memang mau sebuah bisnis berumur panjang.

customer loyalty sangat penting untuk pengembangan bisnis jangka panjang

Apa itu Loyalitas Pelanggan

Yang dimaksud dengan loyalitas pelanggan adalah, sejauh mana seorang konsumen memiliki kesetiaan kepada sebuah brand atau produk tertentu. Contohnya, sejak kecil si A sudah membeli produk sabun merek B sampai besar dia tetap menggunakan produk sabun tersebut meskipun kemasan dan harganya naik.

Alasan kenapa konsumen memiliki loyalitas karena merasa percaya kepada brand tersebut, serta sudah membuktikan kualitas produk.

Kategori pelanggan loyal ini, akan sangat berdampak pada sebuah brand. Biasanya secara berkala mereka akan selalu update informasi dari produk atau brand produk yang mereka beli. Kemudian jika ada yang sesuai dengan kebutuhan, maka mereka tak akan segan untuk mencoba membeli.

4 Jenis Loyalitas Pelanggan

Ternyata setia terhadap sebuah produk atau merek, memiliki beberapa jenis atau kategori. Dari yang biasa sampai yang paling loyal. Di kategori manakah letak para pelanggan Anda?

Premium

Merupakan kategori paling tinggi dari sebuah kesetiaan pelanggan, yang masuk kategori ini adalah yang selalu membeli produk dari brand tertentu. Kemudian bangga menggunakan produk tersebut.

Mereka juga secara tidak langsung menjadi marketing bagi merek tertentu, sebab tanpa diminta akan mempromosikan produk berdasarkan pengalaman mereka menggunakan atau membeli.

Latent

Pada kategori ini, sebenarnya seorang konsumen sudah setia dan tidak mau berpaling. Namun mereka sangat jarang melakukan pembelian ulang produk di brand tersebut. Salah satu alasan yang paling sering ditemukan adalah, produk yang mereka butuhkan ternyata tidak tersedia.

Inertia

Seorang konsumen memiliki kebiasaan belanja produk tertentu sejak lama, karena sudah terbiasa membelinya saja. Sehingga soal keterikatan dan kesetiaan bisa dianggap masih rendah. Sebab, mereka juga tidak ragu membeli produk dari brand lain ketika ingin atau butuh.

No Loyal

Ini merupakan kategori pelanggan yang belum bisa dikatakan loyal, karena mereka membeli produk tidak berulang kali namun hanya ketika mereka mau saja. Selain itu, tidak ada rasa ketertarikan terhadap sebuah produk atau brand.

Biasanya, mereka akan membeli produk dengan alasan tertentu, misalnya karena harga murah atau sedang diskon atau butuh di saat mendesak.

Apa Saja Indikator Loyalitas Pelanggan

Untuk mengetahui seorang pelanggan masuk kategori setia atau tidak, adaindikator loyalitas pelanggan yang bisa diketahui. Bahkan secara kasat mata juga dapat dilihat, kemudian dijadikan bahan untuk membangun loyalitas kepada pelanggan lain.

Beli Ulang

Pelanggan yang loyal, akan dilihat dari kebiasan membeli produk yang sama ketika yang lama sudah habis. Kalau pada bisnis offline, bisa dilihat dari saat mereka belanja bulanan akan ada produk yang setiap bulan selalu masuk keranjang belanja.

Sedangkan jika melakukan pembelian online, akan terjadi repeat order produk tertentu dari merek tertentu di toko online yang sudah mereka percaya juga.

Suka Pada Merek Produk

Ketika mendengar nama merek produk yang biasa dibeli, konsumen akan merasa excited dan memberikan informasi lengkap tentang brand tersebut. Bahkan selalu update apapun informasi dari brand tersebut.

Alasan utamanya adalah, karena mereka menilai bahwa merek tersebut memiliki kedekatan emosional dengannya. Dimana produk dari brand itu sudah mereka gunakan berulang kali dalam kurun waktu yang lama.

Tidak Pindah ke Merek Lain, Walaupun Banyak Pilihan

Dengan persaingan bisnis yang semakin tinggi, satu jenis produk bisa diproduksi oleh banyak merek. Tentunya dengan klaim produk merekalah yang paling bagus, namun, hal itu tidak berlaku pada konsumen yang loyal.

Meskipun ada merek baru dengan produk mirip dengan barang belanjaan rutin mereka, tidak ada keinginan untuk mencoba produk dari brand lain tersebut. Bagi konsumen setia ini, produk yang mereka beli adalah yang terbaik.

Ini adalah salah satu indikator loyalitas pelanggan menurut ahli yang sudah melalui proses survei dan penelitian.

Mengklaim Merek dan Produk Terbaik

Ketika diajak berdiskusi tentang sebuah produk dari beberapa brand berbeda, mereka akan cenderung memilih produk dari merek perusahaan yang sudah mereka pakai. Tidak akan terpengaruh dengan adanya merek baru, yang mengklaim produknya lebih baik dari yang lain.

Memberikan Rekomendasi Merek dan Produk

Saat orang lain meminta pendapat tentang produk yang lebih baik dibeli, maka pelanggan loyal akan langsung memberikan rekomendasi barang dari brand yang sudah mereka pakai dan puas dengan produk tersebut.

Bagaimana Cara Melakukan Memaksimalkan Loyalitas Pelanggan

loyalita pelanggan bisa dilihat dari seberapa sering mereka belanja produk yang sama

Jangan abaikan cara-cara terbaik untuk memaksimalkan kesetiaan pelanggan, setelah tahu apa saja indikator loyalitas pelanggan. Alasannya, dengan melakukan upaya untuk memaksimalkan loyalitas maka sebuah brand akan mampu mempertahankan konsumen mereka untuk waktu lama.

Ditambah pula, saat ini persaingan bisnis sangat tinggi dengan kemajuan teknologi yang sangat cepat. Loyalitas pelanggan akan menjadi salah satu upaya membuat pendapatan tetap stabil disamping tetap mencari konsumen baru. Lantas bagaimana cara memaksimalkan kesetiaan pelanggan tersebut?

Memberikan Pelayanan Ekstra

Pelayanan ekstra yang dimaksud adalah, memprioritaskan layanan kepada mereka ketika berbelanja. Misalnya, mendampingi ketika datang ke toko dan memberikan penjelasan tentang produk dengan lebih baik sampai mereka selesai bertransaksi di kasir.

Membantu memilihkan produk yang diinginkan, tentunya dengan pelayanan ramah dan sopan. Sehingga mereka semakin percaya dan menyukai brand yang memang selama ini sudah mereka percaya.

Kirim email Apresiasi

Berikan email khusus sebagai tanda terima kasih kepada pelanggan setia, sehingga mereka merasa lebih yakin untuk tetap mempertahankan kebiasaan membeli produk dari bisnis tersebut.

Email juga diberikan dengan informasi-informasi terbaru terkait produk dan pelayanan dari perusahaan. Juga tentang cara transaksi termudah dan lokasi belanja yang bisa mereka kunjungi.

Akses VIP untuk Pelanggan Setia

Akses VIP bisa diberikan dengan cara yang tepat. Misalnya, memberikan diskon untuk pelanggan setia ketika berbelanja offline maupun online. Dapat juga dengan memberikan hadiah menarik berupa produk terbaru saat mereka melakukan transaksi di jangka waktu tertentu dan jumlah pembelian tertentu.

Cara ini, juga dapat menambah rasa antusias pada konsumen setia untuk berbelanja lebih banyak dan enggan berpaling ke brand lain.

Beri Ruang Untuk Memberikan Testimoni dan Feedback

Pastikan untuk memberikan kesempatan bagi konsumen tersebut, untuk menyampaikan kesan dan pesan mereka terhadap produk yang dibeli dan merek produk. Jika Anda berbisnis offline maka sediakan papan khusus untuk feedback pelanggan.

Sedangkan untuk bisnis online, tentu dengan memaksimalkan testimoni real dari pelanggan dan fitur feedback sehingga konsumen lain bisa melihat langsung seperti apa kesan si pelanggan setia.

Dengan mengetahui banyak hal tentang kesetiaan pelanggan, termasuk indikator loyalitas pelanggan. Maka setiap bisnis bisa lebih aware untuk memanfaatkan loyalitas tersebut, dalam upaya mengembangkan bisnis untuk jangka panjang.


Ingin mengetahui posisi paket yang sudah dikirim? Gunakan layanan cek resi dari Resimu.net!

Tinggalkan komentar