Penulis | Shafira

Diperbarui |

Kategori | Insights

Mengenal Implementasi Machine Learning di Bisnis Agar Maksimal

Dalam era bisnis digital, para pengusaha telah melakukan implementasi machine learning di bisnis. Tujuannya, tentu agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan dan berkembang lebih jauh lagi.

Kemampuan dari teknologi machine learning tersebut dapat memudahkan pebisnis dalam olah data empiris. Hal semacam itu, pastinya akan sangat berguna untuk mengembangkan bisnis yang dijalankan.

Lantas, seperti apakah sebenarnya teknologi machine learning tersebut diterapkan dalam dunia bisnis? Nah, untuk mendapatkan jawaban tersebut, Anda bisa menyimaknya dalam ulasan yang diberikan berikut ini.

machine learning di bisnis

Mengenal Machine Learning dan Cara Kerjanya

Machine learning merupakan sebuah teknologi pintar buatan atau AI yang dapat mempelajari suatu data sendiri lewat sebuah algorithm. Nantinya, teknologi tersebut akan terus berkembang secara otomatis sehingga tidak perlu adanya program ulang lagi.

Sebenarnya, teknologi pintar seperti artificial intelligence atau biasa dikenal dengan nama AI ini sudah cukup akrab ditemui. Bahkan, teknologi tersebut masuk ke dalam data pengetahuan yang kerap kali ditemui pada kehidupan kita.

Sebagai contoh, apabila otak milik manusia bisa mengenali sebuah benda sangat mudah, maka hal seperti itu tentu sulit dilakukan oleh komputer. Untuk bisa melakukan hal seperti itu, diperlukan sebuah program khusus yang ditanamkan.

Kemudian, muncul sebuah sistem untuk image recognition yang punya fungsi untuk mengenali gambar. Cara kerjanya adalah komputer mengenali objek gambar tersebut dalam matrix numerik yang merepresentasikan pixel.

Setelah mendapatkan informasi pada objek gambar, data tersebut akan digunakan untuk mapping pola gambar yang akan dipelajari sistem. Selanjutnya, pengenalan atau objek recognition tersebut akan terus dilakukan hingga bisa dilakukan dengan akurat dan cepat.

Implementasi Machine Learning di Bisnis

Penemuan terhadap machine learning tersebut lama kelamaan mulai digunakan dalam berbagai macam bidang kehidupan. Salah satu yang cukup menarik adalah sistem tersebut dimanfaatkan juga untuk kebutuhan bisnis.

Di kehidupan sehari-hari, Anda sebenarnya bisa menemukan cukup banyak implementasi machine learning di bisnis. Nah, untuk mengetahui apa saja implementasinya tersebut, Anda dapat melihat pada penjelasan di bawah ini.

1. Chatbot atau Personal Asisten Virtual

Pada saat Anda masuk ke dalam suatu situs, pastinya sering ditemukan adanya fitur chat di sana. Nah, fitur tersebut merupakan salah satu contoh implementasi machine learning di bisnis yang bisa ditemui dengan mudah.

Fungsi dari Chatbot tersebut adalah untuk membuat pihak penjual dan pembeli bisa melakukan interaksi dengan lebih mudah. Selain itu, biasanya chatbot juga telah diberikan kemampuan untuk memberikan jawaban otomatis kepada pelanggan.

Secara sekilas implementasi machine learning di bisnis dalam bentuk chatbot ini terlihat cukup sederhana. Namun, berdasarkan fakta yang terjadi, adanya fitur chatbot ini ternyata dapat meningkatkan peluang conversion dari situs Anda.

Dalam perjalanannya, chatbot personal asisten ini mengalami perkembangan yang bisa dikatakan cukup pesat. Bahkan, kini beberapa chat bot sudah dapat memahami berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh para pembeli.

Untuk tetap membuat perkembangan chatbot semakin baik, pada umumnya para pemilik situs akan memberikan survei terhadap para pengunjungnya. Hal seperti itu terus dilakukan untuk menciptakan chatbot yang lebih akurat lagi.

Dengan implementasi machine learning di bisnis dalam bentuk chatbot ini tentu dapat memudahkan pembeli dalam mencari informasi sebuah situs bisnis. Alhasil, pembeli akan merasa puas dengan pelayanan bisnis Anda.

Selain chatbot yang ada di sebuah situs, terdapat juga contoh lain dari penerapan machine learning ini. Beberapa di antaranya adalah Siri, Google Assistant, Alexa, Cortana, dan lain sebagainya.

2. Rekomendasi Produk Pada Online Shop

Dalam era digital seperti sekarang, sebenarnya Anda dapat dengan mudah menemukan implementasi machine learning di bisnis. Salah satu contoh paling mudah adalah pada saat Anda mengunjungi sebuah toko online atau e-commerce.

Pada saat masuk ke dalam sebuah e-commerce, pasti Anda akan mendapati beberapa rekomendasi produk dari aplikasi. Nah, rekomendasi produk tersebut dapat muncul karena adanya kinerja dari machine learning.

Rekomendasi produk yang dimunculkan, semuanya diberikan berdasarkan aktivitas yang Anda lakukan saat menggunakan e-commerce. Bisa data tersebut diambil dari pencarian Anda, riwayat belanja, dan lain sebagainya.

Mesin learning akan terus melakukan pembelajaran tentang kebiasaan Anda saat menggunakan e-commerce tersebut. Hal itu akan terus menerus berlangsung hingga pengguna e-commerce tersebut bisa mendapatkan pengalaman terbaik saat berbelanja di e-commerce.

Pada saat mesin pembelajaran ini terus memberikan peningkatan terhadap pengalaman pengguna toko online, maka perlahan-lahan konversi rate akan meningkat. Otomatis, saat konversi rate meningkat, keuntungan yang bisa didapatkan akan lebih besar.

Selain bisa meningkatkan pengalaman para pengunjung dari situs e-commerce, machine learning juga membuat pemilik lebih mudah melihat produk favorit di toko mereka. Jika sudah seperti itu, tentu pengelolaan e-commerce jadi lebih mudah.

3. Pengenalan Gambar (Image Recognition)

Pengenalan gambar atau biasa dikenal dengan nama image recognition merupakan salah satu wujud implementasi machine learning di bisnis berikutnya. Istilah pengenalan gambar tersebut artinya adalah AI dapat melakukan klasifikasi dan identifikasi suatu objek.

Sistem image recognition ini dapat melakukan identifikasi berbagai macam objek seperti tanaman, alat-alat, binatang, wajah, dan berbagai objek lainnya. Untuk penerapan dari teknologi ini biasanya ditemukan pada industri mobil pintar ataupun game console.

4. Konten Berkaitan di Sosial Media

Contoh berikutnya dalam implementasi machine learning di bisnis adalah untuk memberikan konten sosial media lebih personal. Hal ini tentu sering dialami bagi Anda para pengguna media sosial seperti Instagram, Facebook, dan lain sebagainya.

Pada saat menggunakan sosial media, pastinya Anda sering memberikan “Like” pada beberapa konten yang Anda sukai. Nantinya, machine learning pada sosial media tersebut akan mempelajari tentang kebiasaan Anda tersebut.

Hasilnya, pada saat Anda sedang menjelajah di sosial media, akan dimunculkan berbagai macam konten yang sering Anda kunjungi atau berikan “like”. Nah, teknologi machine learning tersebut memang digunakan aplikasi untuk membuat pengalaman pengguna jadi lebih baik.

Menariknya, adanya fitur pemberian konten personal di berbagai media sosial dapat Anda jadikan sebuah strategi untuk mendapatkan engagement bisnis. Anda bisa memanfaatkan untuk melakukan promosi konten yang berhubungan dengan produk bisnis.

Untuk menerapkan strategi promosi seperti itu, Anda dapat mencoba untuk membuat konten menarik dan berhubungan dengan niche bisnis. Setelah itu, tambahkan juga hashtag yang masih terkait untuk mendapatkan engagement yang lebih luas lagi.

Dengan memanfaatkan implementasi machine learning dalam bentuk personal konten sosial media ini, akan memudahkan untuk targeting market bisnis. Sebagai hasilnya, dengan biaya promosi rendah, Anda sudah dapat mengenalkan produk bisnis ke khalayak umum.

Berbagai macam implementasi machine learning di bisnis seperti yang dijelaskan di atas tentu sangatlah berguna bagi para pebisnis. Untuk itu, manfaatkan teknologi tersebut dengan baik agar bisnis dapat berkembang lebih baik lagi.


Ingin mengetahui posisi paket yang sudah dikirim? Gunakan layanan cek resi dari Resimu.net!

Tinggalkan komentar