Penulis | Shafira

Diperbarui |

Kategori | Marketing

Cara Memulai Bisnis Jilbab Online Merek Sendiri

Untuk menjalankan bisnis jilbab online sebenarnya kurang lebih sama dengan usaha lainnya. Hanya saja mungkin Anda membutuhkan beberapa cara dan strategi tepat agar produk hijab bisa diterima oleh pasar.

Pasalnya, seperti halnya bisnis online lainnya, bisnis jilbab ini pelakunya sudah cukup banyak di pasaran. Apabila hanya menjual dengan cara biasa tentu akan sangat sulit untuk bersaing dengan para kompetitor.

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin memulai menjalankan bisnis hijab atau jilbab secara online harus mengambil cara tepat. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan dalam membuka bisnis jilbab.

bisnis jilbab online

Cara Mulai Bisnis Jilbab Online Sendiri

Salah satu langkah besar yang bisa diambil dalam menjalankan bisnis fashion seperti jilbab ini adalah dengan menciptakan brand sendiri. Dengan begitu, produk Anda akan mempunyai ciri dan karakter yang berbeda dengan merek lainnya.

Namun, untuk mempraktikkan itu semua tentu bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, Anda membutuhkan cara dan juga langkah-langkah tepat dalam mengembangkan brand jilbab sendiri.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan dalam menjalankan bisnis jilbab online sendiri:

1. Riset Kondisi Pasar

Hal pertama yang harus dilakukan dalam memulai bisnis jilbab online adalah melakukan research terhadap pasar. Hal ini merupakan langkah penting sebelum Anda memulai memasarkan produk jilbab milik sendiri.

Anda dapat mencari tahu dahulu tentang jenis hijab yang saat ini sedang menjadi trend di kalangan hijaber. Seperti kita ketahui, pada beberapa waktu ke belakang, terdapat beberapa jenis trend jilbab yang terjadi di masyarakat.

Meskipun trend hanya berlangsung sementara, namun itu bisa dijadikan sebagai batu loncatan bagi usaha Anda agar dikenal secara umum. Dengan ikut masuk ke dalam trend, pastinya akan ada orang yang tertarik pada produk Anda.

Sebagai contohnya, di Indonesia pernah ada beberapa trend hijab seperti jilbab segi empat dan lain sebagainya. Namun, terlepas dari modelnya, hal yang tetap harus dijaga kualitasnya adalah bahan pembuatan hijabnya.

2. Menentukan Target Market

Setelah melakukan riset pasar, Anda dapat mulai untuk menentukan target market untuk bisnis jilbab online yang dijalankan. Pada umumnya, jilbab ini memang secara umum banyak digunakan oleh para kaum perempuan.

Namun, Anda dapat membuat penargetan produk menjadi lebih spesifik lagi. Anda dapat menentukan target market dari berbagai aspek lain seperti usia, tingkat pendapatan, status sosial, dan masih banyak lagi aspek spesifik lainnya.

3. Menetapkan Model Jilbab

Meskipun pada akhirnya nanti Anda akan menjual hijab dalam berbagai macam jenisnya, tetapi sebagai awal bisa ditetapkan dahulu model jilbab andalan. Jadi, Anda bisa pilih jenis jilbab pasmina, jilbab olah raga, segi empat, dan lain sebagainya.

Dalam memilih model atau jenis jilbab yang dijual, Anda juga harus memperhatikan minat dari target pasar. Selain itu, agar dapat menjangkau lebih banyak target, bisa juga menggunakan strategi menjual beberapa model hijab.

4. Menentukan Merek (Brand)

Tahap selanjutnya Anda dapat mulai menentukan brand jilbab sendiri. Dalam menentukan nama brand ini, sebisa mungkin dilakukan secara serius karena akan digunakan selama produk Anda di pasarkan ke masyarakat.

Setelah menemukan nama yang tepat untuk bisnis Anda, jangan lupa juga untuk membuat logo-nya. Barulah langkah berikutnya, kamu bisa memperkenalkan brand tersebut secara perlahan ke berbagai media sosial atau promosi.

5. Menyiapkan Modal Usaha

Hal yang tidak kalah penting dari membuat konsep usaha bisnis jilbab online adalah menyiapkan modal. Untuk sebagai permulaan, modal yang digunakan tidak harus langsung dalam jumlah yang besar.

Anda dapat menjalankan usaha ini dari skala kecil terlebih dahulu. Namun, jika sudah sangat yakin terhadap konsep usaha yang akan dijalankan, Anda juga dapat mengajukan pinjaman modal ke bank.

Cara lain yang bisa digunakan dalam mengakali modal usaha jilbab ini adalah dengan memanfaatkan sistem jual reseller ataupun dropship. Namun, cara ini tidak memungkinkan apabila Anda ingin memperkenalkan brand sendiri.

6. Mulai Produksi Jilbab

Langkah selanjutnya dalam memulai usaha bisnis jilbab online ini adalah mulai produksi. Sebelum itu, Anda dapat mencari terlebih dahulu bahan baku pembuatan jilbab yang tentunya harus berkualitas.

Setelah mendapatkan bahan yang dibutuhkan, Anda dapat langsung membawa ke pihak konveksi sekaligus membawa model jilbab. Jika ingin lebih mudah lagi, Anda dapat mencari langsung konveksi yang juga menyediakan bahan baku.

Pada awal mula produksi, pembuatan jilbab bisa dibuat dalam skala kecil terlebih dahulu. Nantinya, produk tersebut akan digunakan sebagai sampel contoh dari produksi bisnis hijab miliki Anda.

Setelah produk sudah mulai mendapatkan minat dari target pasar, barulah Anda dapat mulai memperbanyak jumlah produksinya. Hal seperti ini dilakukan agar tidak ada bahan produksi yang digunakan sia-sia.

7. Menentukan Harga Jual

Cara berikutnya dalam melaksanakan bisnis jilbab online brand sendiri adalah menentukan harga jual jilbab. Hal ini juga termasuk sangat krusial karena menentukan apakah produk Anda akan dilihat oleh pasar atau tidak.

Nah, agar tidak melakukan kesalahan dalam menentukan harga jual, Anda dapat melakukan survei harga dari para kompetitor. Dengan begitu, nantinya harga dari produk yang dikeluarkan masih dapat bersaing dengan merek lainnya.

8. Gunakan Foto yang Berkualitas

Selanjutnya, Anda juga harus menggunakan foto produk berkualitas agar dapat menarik minat pembeli. Seperti yang diketahui, dalam menjual produk secara online, foto produk adalah elemen yang sangat penting.

Pasalnya, saat berjualan online, para pembeli tidak dapat melihat produknya secara langsung. Mereka hanya akan melihat kualitas produk dari foto yang ditampilkan pada halaman toko online Anda.

Oleh karena itu, usahakan Anda membuat foto produk dengan kualitas tinggi serta punya konsep menarik. Namun, meskipun begitu, tetaplah untuk menampilkan kualitas produk seperti apa adanya agar tidak dinilai sebagai penipuan oleh pembeli.

9. Membuat Toko Online

Langkah terakhir setelah Anda siap dengan semua persiapan bisnis jilbab online adalah membuat toko online. Untuk mendapatkan hasil lebih baik dan terlihat profesional, sebaiknya Anda membuat website toko pribadi.

Pada saat Anda punya website official sendiri, para calon pembeli juga akan lebih percaya terhadap produk jilbab yang dijual. Di website tersebut, bisa juga dicantumkan berbagai media sosial resmi dari brand jilbab Anda.

Nantinya, melalui media sosial official toko, Anda dapat melakukan interaksi lebih dekat dengan para konsumen. Lewat sosial media tersebut, Anda juga bisa membagikan informasi tentang produk, promosi, diskon, dan lain sebagainya.

Dalam melakukan interaksi dengan pihak konsumen lewat toko online atau sosial media, sebaiknya Anda memberikan respons yang cepat. Itu juga bisa menjadi salah satu indikator bahwa toko Anda dapat memberikan pelayanan yang baik pada konsumen.

Kurang lebih seperti itulah saja cara bisnis jilbab online yang dapat Anda ikuti. Dengan menggunakan cara-cara yang disebutkan di atas, diharapkan toko online jilbab Anda dapat meraih sukses di pasar jilbab Indonesia.


Ingin mengetahui posisi paket yang sudah dikirim? Gunakan layanan cek resi dari Resimu.net!

Tinggalkan komentar