Penulis | Shafira

Diperbarui |

Kategori | Insights

Beli Barang Ori di Online Shop? Simak Ciri-ciri Barang Palsu Ini

Cara teraman membeli barang ori adalah membelinya langsung di toko. Namun di era digital, berburu barang ori di online shop diperlukan kehati-hatian dan ketelitian agar tidak tertipu barang palsu.

Pasalnya seiring dengan menjamurnya toko online belakangan ini, penipuan barang KW pun kian meningkat. Kualitas barang yang diterima berbeda jauh dari foto produk, sehingga pembeli merasa tertipu.

Namun tak perlu khawatir, karena terdapat beberapa ciri yang umumnya ada di barang palsu dan wajib diketahui. Belanja pun menjadi lebih aman dan nyaman setelah mengetahui tips di bawah ini.

Beli barang ori di online shop

Beli Barang Ori di Online Shop

Dari banyaknya toko online yang bisa dipilih, beberapa diantaranya menjual barang ori di online shop namun ada pula seller nakal yang menawarkan barang palsu atau KW. Agar tidak terkecoh, berikut cara mencari online shop yang menjual barang asli:

Cari Melalui Website Resmi

Membeli melalui website resmi menjadi cara teraman yang bisa dilakukan ketika mencari barang ori di online shop. Pasalnya tak hanya brand kelas dunia, sudah banyak merek lokal yang juga menyajikan situs website resmi untuk mempermudah pembeli.

  • Buka browser.
  • Masuk ke mesin pencari Google.
  • Ketik nama brand yang ingin dicari, contohnya Nike.
  • Jika brand tersebut sudah mendunia, tambahkan kode id atau Indonesia di belakangnya contohnya Nike Indonesia.
  • Nantinya mesin pencari akan menampilkan halaman website resmi dari merek tersebut di bagian atas.

Cari Melalui Marketplace

Selain berbelanja melalui website, Anda juga dapat mencari barang asli di marketplace. Kini banyak marketplace yang menyediakan fitur Mall dimana di dalamnya berisi toko-toko official atau resmi, sehingga memudahkan pembeli ketika ingin mencari barang asli.

Kelebihan dari berbelanja di marketplace adalah harganya yang lebih murah karena mendapat potongan, hingga adanya voucher gratis ongkos kirim. Berikut ini terdapat ciri-ciri online shop resmi di marketplace :

  • Memiliki banyak testimoni positif.
  • Akun sudah terverifikasi.
  • Memiliki banyak produk.
  • Memiliki rating bintang tinggi.
  • Memiliki banyak pengikut.

Cari Melalui Sosial Media

Sosial media tak hanya digunakan sebagai ajang pamer keseharian, namun juga bisa dimanfaatkan sebagai platform jualan laris. Tak heran jika banyak brand terkenal menjual produk mereka melalui sosial media resminya.

Meskipun begitu, masih banyak akun media sosial palsu yang bertebaran untuk mengecoh pembeli. Karena itu Anda harus teliti dengan menyimak beberapa ciri akun medsos brand asli di bawah ini :

  • Akun sudah terverifikasi.
  • Memiliki banyak pengikut hingga ribuan.
  • Memposting konten berkualitas baik dengan tampilan feed menarik.
  • Terlihat informasi lengkap terkait produk di caption, mulai dari harga, ukuran, warna, dan detail lainnya.

Ciri-ciri Barang Palsu yang ada di Online Shop

Ciri-ciri barang palsu

Meningkatnya jumlah barang palsu yang diedarkan setiap hari tentu menimbulkan kewaspadaan tersendiri. Namun bukan berarti perbedaannya dengan barang asli tidak terlihat, karena terdapat beberapa ciri yang biasanya ditunjukkan oleh barang palsu diantaranya :

Logo Berbeda dengan Aslinya

Logo merupakan simbol yang digunakan sebagai sarana branding, sehingga dapat dijadikan pembeda antara merek satu dengan lainnya. Berkat kehadiran logo ini, pembeli akan mudah mengetahui siapa produsen pembuat produk tersebut.

Karena itu cara mudah memperhatikan apakah barang tersebut asli atau palsu adalah dengan memperhatikan logo. Amati simbol brand dan bandingkan dengan logo aslinya yang terpajang di website atau sosial media resmi dari merek tersebut.

Umumnya barang palsu memiliki logo yang mirip dengan aslinya namun terdapat sedikit perbedaan seperti kesalahan pengejaan tulisan berbeda satu atau dua huruf, lambang yang dibalik, print logo buram, hingga font dan warna yang berbeda.

Logo barang asli juga umumnya dipasang dan dijahit secara simetris serta rapi terlebih barang fashion, sehingga tidak akan dipasang secara asal-asalan dan terlihat tidak nyaman dipandang.

Contohnya merek asli Louis Vuitton, barang palsu atau KW akan berubah menjadi Luis Vitton. Contoh lain merek asli Nike dengan lambang centang, produk palsunya menggunakan simbol centang terbalik.

Harga Super Murah

Hal mencolok lainnya yang pasti terlihat dari barang KW adalah harga yang super murah dan tidak masuk akal, jauh dari harga barang aslinya. Karenanya hindari tergiur dengan iming-iming harga murah.

Pasalnya harga barang ori di online shop umumnya tidak memiliki potongan hingga lebih dari 40%, kecuali ketika menghabiskan stok. Sehingga ketika menemukan barang branded dengan harga jauh lebih murah terlebih di toko online tanpa lisensi, Anda patut curiga.

Contohnya sepatu Nike dijual dengan harga Rp 200 ribuan, padahal harga aslinya mencapai jutaan rupiah. Foto produk yang dipajang pun foto barang asli, padahal yang dijual adalah barang palsu dengan kualitas berbeda jauh dari aslinya.

Tidak Ada Kemasan

Selain itu barang palsu biasanya tidak dibekali dengan kotak atau dus kemasan. Jika ada pun umumnya tampilan kemasan terlihat janggal dengan material berkualitas rendah, bahkan produk tidak dapat masuk ke dalam dus dengan sempurna.

Perhatikan pula testimoni, apakah produk tersebut memiliki kemasan yang terbungkus rapat dan masih tersegel atau tidak. Tak hanya itu, barang palsu juga ada yang dipasangi hologram namun hanya tercetak pada stiker dan bukan pada dus.

Tidak Memiliki Detail Sempurna

Produsen barang KW tidak akan memperhatikan detail barang dengan sempurna, karena itu perhatikan dengan teliti kualitas barang tersebut dari foto produk yang dipajang atau dari foto testimoni pembeli sebelumnya.

Contohnya ketika ingin membeli jaket atau coat branded di marketplace. Perhatikan bagian paling detail seperti jahitan dan kancing, karena umumnya merek asli membuat kancing dengan material berkualitas baik dengan nama merek terukir di dalamnya.

Tidak Dibekali Aksesoris

Barang asli akan dibekali dengan aksesoris tambahan yang lengkap. Contohnya ketika membeli smartphone melalui online, umumnya akan diberi aksesoris tambahan seperti alat charger, kartu garansi, instruksi manual, dan lain-lain.

Diskon Tidak Wajar

Tak sedikit online shop yang menawarkan potongan harga untuk memicu niat belanja pembeli. Namun jika diskon yang diberikan terbilang tidak wajar terlebih untuk barang branded, hal tersebut menjadi tanda tanya besar.

Contohnya barang yang diklaim asli, di diskon besar-besaran hingga 80% dari harga normal sehingga harga akhirnya menjadi sangat murah. Karena itu untuk menghindari risiko, ada baiknya beli di olshop resmi yang telah mendapat verifikasi.

Ada Embel-embel Barang BM

Mungkin banyak pembeli yang terkecoh dengan kalimat “barang BM”, “barang KW”, “barang kualitas premium”, “tidak melalui pajak dan cukai”, dan lain sebagainya. Maksud dari deskripsi tersebut adalah barang yang dijual palsu dan bukan asli.

Tak sedikit penjual yang mencantumkan keterangan tersebut di deskripsi barang, namun ada pula yang sengaja tidak menuliskan dengan detail agar pembeli tetap tertarik untuk membeli.

Dijual di Toko Online Abal-abal

Barang original akan dijual di toko online resmi, yang memiliki reputasi baik berkat pelayanan dan produk yang dijual. Namun berbeda dengan barang palsu, karena umumnya dijual di lapak online abal-abal dengan reputasi toko yang buruk.

Demikianlah ulasan terkait membeli barang ori di online shop, hingga ciri-ciri barang palsu yang bisa dijadikan patokan untuk membedakan.


Ingin mengetahui posisi paket yang sudah dikirim? Gunakan layanan cek resi dari Resimu.net!

Tinggalkan komentar

x